Jadwal Preventive Maintenance Kompresor Screw: Tabel per Jam Kerja, dari Cek Harian sampai Overhaul

Apa itu Preventive Maintenance Kompresor ?

Preventive Maintenance (PM) kompresor adalah tindakan perawatan berkala untuk memastikan unit kompresor tetap bekerja secara optimal, mengurangi risiko kerusakan, serta memperpanjang usia pakai komponen. Dengan mempersiapkan jadwal Preventive Maintenance, kita dapat menghemat biaya operasional dan mencegah downtime yang tidak terduga.

Perawatan ini mencakup pemeriksaan, pembersihan, dan penggantian komponen yang sudah aus. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara rinci jadwal Preventive Maintenance, jenis PM, dan komponen apa saja yang perlu diganti dalam periode tertentu. Dengan memahami ini, Anda dapat merencanakan perawatan kompresor secara efektif.

Jadwal preventive maintenance kompresor screw yang paling aman dipakai sebagai patokan: servis formal setiap 2.000 jam kerja atau 12 bulan, mana yang tercapai lebih dulu, ditambah cek harian, mingguan, dan bulanan oleh operator. Interval ini dipersingkat bila ruang kompresor panas, berdebu, atau lembap. Masalahnya, angka “2.000 jam” sulit diterjemahkan ke kalender produksi. Bagi pabrik 3 shift, 2.000 jam datang kurang dari 3 bulan. Bagi bengkel 1 shift, baru sekitar 10 bulan. Artikel ini memberi tabel jadwal per komponen, konversi jam ke bulan, dan tanda-tanda kapan jadwal harus dimajukan, berdasarkan pengalaman tim service Reftech di Bandung dan Jawa Barat.

Jenis Preventive Maintenance Kompresor

Preventive Maintenance pada kompresor biasanya dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan frekuensi dan tingkat kedalaman perawatan. Berikut adalah penjelasannya:

PM 1 dilakukan setiap kompresor sudah mencapai 2.000 – 4.000 jam atau setiap 3 bulan sekali.  Pada tahap ini, fokus utama adalah menjaga kebersihan dan kelancaran aliran udara serta melindungi sistem dari kontaminasi dengan mengganti Air Filter dan Oil Filter.

Tahapan ini mencakup lebih banyak aspek dibandingkan PM 1. Teknisi melakukan perawatan pada 6.000 – 8.000 jam atau setiap 12 bulan. Selain mengganti Consumable Part, teknisi juga mengecek Non-Consumable Part, seperti Thermal Valve/Thermostatic Valve, Minimum Pressure Check Valve, dan Kit Inlet Valve untuk memastikan kinerja kompresor tetap optimal.

PM 3 berbeda dari PM 1 dan PM 2. Teknisi tidak hanya mengganti Consumable Part, tetapi juga mengganti Non-Consumable Part untuk menjaga performa kompresor. Jika teknisi tidak mengganti komponen ini, fungsinya dapat menurun dan mengganggu kinerja kompresor secara keseluruhan.

PM 4 menjadi tahap paling krusial dalam Preventive Maintenance karena teknisi harus mengganti komponen vital kompresor. Pada tahap ini, teknisi melakukan Re-Bearing pada Airend Screw, Main Motor, dan Fan Motor untuk memastikan performa kompresor tetap optimal.

Tabel Jadwal Preventive Maintenance Kompresor Screw

Tabel berikut untuk kompresor screw oil-injected di kondisi kerja normal. Selalu cocokkan dengan buku manual merek Anda, karena setiap pabrikan punya interval sendiri.

Interval Pekerjaan Dikerjakan oleh
Harian
Cek level oli, suhu discharge & tekanan di controller, suara/getaran tidak normal, kebocoran oli/udara, buang kondensat
Operator
Mingguan
Periksa & bersihkan debu filter udara, tes drain trap otomatis, cek pre-filter cooler
Operator
Bulanan
Cek tegangan & retak belt/kopling, bersihkan sirip cooler, cek kebersihan panel listrik (mesin dimatikan & diisolasi)
Teknisi Internal
2.000 jam / 12 bulan
Ganti filter udara & filter oli, cek kondisi oli, cek beda tekanan separator, tes safety valve, grease bearing motor sesuai nameplate
Teknisi terlatih
4.000 jam
Pekerjaan 2.000 jam + ganti oli (untuk oli dengan umur 4.000 jam) + evaluasi separator
Teknisi terlatih
8.000 jam
Ganti oli, separator, semua filter; cek minimum pressure valve, inlet valve, selang & seal
Teknisi terlatih
±24.000–40.000 jam
Overhaul airend (bearing & seal), re-bearing motor, cek kopling/drive
Teknisi terlatih

Catatan: interval ganti oli bergantung jenis oli (mineral lebih pendek, sintetis lebih panjang) dan rentang overhaul bergantung merek; angka di atas adalah rentang umum, bukan pengganti manual pabrikan.

Untuk daftar cek harian lengkap per item, lihat panduan daily check kompresor screw.

Konversi Jam Kerja ke Bulan: Kapan Jadwal Anda Jatuh?

Ini bagian yang paling sering ditanyakan klien kami: “2.000 jam itu bulan berapa?” Jawabannya tergantung pola shift. Hitungan di bawah memakai asumsi 1 shift = 8 jam × 25 hari (200 jam/bulan), 2 shift = 400 jam/bulan, dan 3 shift nonstop = 720 jam/bulan.

Titik Servis 1 shift (200 jam/bln) 2 shift (400 jam/bln) 3 shift (720 jam/bln)
2.000 jam
±10 bulan
±5 bulan
±2,8 bulan
4.000 jam
±20 bulan → kena batas 12 bulan
±10 bulan
±5,6 bulan
8.000 jam
±40 bulan → kena batas 12 bulan
±20 bulan → kena batas 12 bulan
±11 bulan
24.000 jam
±10 tahun
±5 tahun
±2,8 tahun

Dua hal yang terlihat dari tabel ini:

  • Pabrik 1 shift hampir selalu terkena batas kalender 12 bulan lebih dulu. Oli dan filter tetap menua walau jam kerjanya sedikit.
  • Pabrik 3 shift bisa butuh overhaul airend kurang dari 3 tahun setelah unit baru dipasang. Anggaran overhaul sebaiknya disiapkan sejak tahun pertama.

Angka paling akurat ada di controller: catat running hours dan load hours setiap bulan, lalu hitung rata-rata pemakaian aktual unit Anda.

Kapan Jadwal Harus Dimajukan

Jadwal 2.000 jam berlaku untuk kondisi normal. Kaeser, misalnya, menyarankan PM formal tiap 2.000 jam atau tahunan, dan bisa tiap 1.000 jam di kondisi berat. Di lapangan Jawa Barat, kondisi “berat” ini cukup umum:

Ruang kompresor panas

Ruang tanpa ventilasi cukup membuat suhu kerja naik dan oli lebih cepat rusak. Pasang termometer ruangan; bila suhu ruang mendekati batas di manual, perbaiki ventilasi sebelum memendekkan interval.

Lingkungan berdebu

Pabrik tekstil, kayu, semen, dan pakan ternak membuat filter udara dan sirip cooler cepat tersumbat. Filter yang tersumbat memaksa motor bekerja lebih berat untuk output yang sama.

Udara lembap dan beban rendah

Kompresor yang sering idle atau beban rendah tidak mencapai suhu cukup untuk menguapkan air di oli. Akibatnya oli tercampur air lebih cepat. Ini sering terjadi pada unit yang terlalu besar untuk kebutuhan pabrik.

Tanda di unit yang tidak boleh ditunda

  1. Suhu discharge naik bertahap dari minggu ke minggu, atau kompresor trip suhu tinggi.
  2. Indikator beda tekanan filter udara atau separator di controller sudah melewati batas.
  3. Ada oli terbawa ke jalur udara (oil carryover) di filter line atau peralatan.
  4. Kompresor makin lama mencapai tekanan setting.
  5. Muncul pesan service di controller. Bila controller-nya bermasalah, baca cara menangani Sigma Control 2 yang display-nya blank.

Cara Menyusun Jadwal PM Tahunan untuk Unit Anda

  1. Catat jam kerja aktual dari controller selama 1–3 bulan, lalu hitung rata-rata per bulan.
  2. Pasang titik servis 2.000 / 4.000 / 8.000 jam di kalender produksi memakai tabel konversi di atas, dengan batas maksimal 12 bulan.
  3. Koreksi dengan kondisi ruangan. Panas, berdebu, atau lembap: pertimbangkan interval lebih pendek sesuai saran pabrikan.
  4. Siapkan part & anggaran sebelum jatuh tempo, terutama untuk servis 8.000 jam dan overhaul. Perkiraan biayanya kami uraikan di estimasi biaya service overhaul air compressor screw.
  5. Siapkan unit cadangan bila produksi tidak boleh berhenti saat overhaul, misalnya dengan sewa kompresor sementara.

Untuk membedakan kapan cukup preventive dan kapan perlu pemantauan kondisi, baca perbedaan preventive dan predictive maintenance. Detail pekerjaan di titik 24.000 jam ada di panduan pemeliharaan kompresor 24.000 jam.

Butuh Jadwal PM yang Disesuaikan dengan Unit Anda?

Preventive Maintenace

Tim service Reftech di Bandung melayani preventive maintenance dan overhaul kompresor screw untuk industri di Jawa Barat dan kota lain di Indonesia. Kirim data merek, model, dan jam kerja unit Anda; kami bantu susun jadwal PM tahunannya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa jam sekali kompresor screw harus diservis?

Patokan umum adalah servis formal setiap 2.000 jam kerja atau 12 bulan, mana yang lebih dulu. Di ruang panas, berdebu, atau lembap, interval bisa dipersingkat hingga sekitar 1.000 jam. Ikuti buku manual merek Anda.

Kapan oli kompresor screw harus diganti?

Tergantung jenis oli dan manual pabrikan, umumnya di rentang 2.000 sampai 8.000 jam. Oli mineral biasanya lebih pendek, oli sintetis lebih panjang. Batas 12 bulan tetap berlaku walau jam kerja belum tercapai.

Apakah jadwal PM sama untuk semua merek kompresor?

Tidak. Setiap merek dan model menetapkan interval filter, separator, oli, dan overhaul sendiri. Gunakan tabel umum sebagai kerangka, lalu sesuaikan dengan manual dan data jam kerja unit Anda.

Kompresor jarang dipakai, apakah tetap perlu preventive maintenance?

Perlu. Oli dan filter tetap menua seiring waktu, dan unit yang sering beban rendah justru rawan oli tercampur air. Karena itu batas kalender 12 bulan tetap dipakai.

Kapan kompresor screw perlu overhaul airend?

Umumnya di kisaran 24.000 sampai 40.000 jam kerja, tergantung merek dan kondisi. Tanda lebih awal antara lain suara bearing kasar, getaran naik, dan suhu discharge tinggi walau oli dan filter baru diganti.