Estimasi Biaya Service Overhaul Air Compressor Screw

Dalam sistem produksi industri, air compressor screw memegang peran vital. Ketika performanya menurun, opsi service overhaul sering menjadi pilihan untuk mengembalikan keandalan unit. Namun, satu pertanyaan hampir selalu muncul di awal diskusi: berapa estimasi biaya service overhaul air compressor screw?

Sayangnya, biaya overhaul tidak bisa dijawab dengan satu angka pasti. Oleh karena itu, artikel ini tidak bertujuan memberikan harga fix, melainkan membahas estimasi biaya service overhaul air compressor screw secara logis dan terukur, berdasarkan faktor teknis yang benar-benar memengaruhi biaya di lapangan. Dengan demikian, pembaca dapat memahami struktur biaya sebelum mengambil keputusan.

Apa yang Mempengaruhi Estimasi Biaya Service Overhaul Air Compressor Screw?

Kapasitas unit menjadi fondasi utama dalam perhitungan estimasi biaya service overhaul air compressor screw. Semakin besar kapasitasnya, semakin tinggi kompleksitas sistem yang ditangani.

1. Kapasitas Kecil (±7.5–22 kW)

Pada kapasitas ini, sistem relatif sederhana. Jumlah bearing, seal, dan komponen mekanis masih terbatas. Oleh karena itu, estimasi biaya overhaul cenderung lebih rendah dan tim teknisi dapat menekan downtime secara signifikan. Namun, teknisi tetap menjalankan proses overhaul dengan standar yang sama, terutama pada bagian airend.

2. Kapasitas Menengah (±30–75 kW)

Pada rentang ini, sistem mulai menunjukkan kompleksitas yang lebih tinggi. Selain airend, motor dan fan motor memerlukan perhatian khusus. Akibatnya, estimasi biaya service overhaul air compressor screw pada kapasitas menengah biasanya meningkat, baik dari sisi part maupun jasa.

3. Kapasitas Besar (>90 kW)

Untuk kapasitas besar, fokus utama bukan lagi sekadar biaya, melainkan reliability sistem. Risiko kegagalan unit dapat berdampak langsung pada lini produksi. Oleh karena itu, estimasi biaya overhaul pada kapasitas ini umumnya lebih tinggi karena melibatkan komponen kritikal, alat ukur presisi, serta proses testing yang lebih ketat.

Jenis Service Air Compressor Screw

1. Preventive Maintenance 1 (PM 1)

PMTim teknisi menerapkan PM 1 pada unit dengan jam kerja rendah atau menggunakannya sebagai inspeksi rutin berkala. Dengan melakukan PM 1 secara konsisten, potensi gangguan kecil dapat terdeteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Pada bagian ini, part yang diganti adalah:

  • Air Filter
  • Oil Filter

2. Preventive Maintenance 2 (PM 2)

PM 2 membantu menjaga performa kompresor tetap stabil, terutama untuk unit yang sudah beroperasi secara reguler dalam beban produksi harian. Selain itu, PM 2 sering menjadi titik awal untuk mengidentifikasi potensi penurunan efisiensi.

Pada bagian ini, part yang diganti adalah:

  • Air Filter
  • Oil Filter
  • Oil Separator
  • Oil Lubricant

3. Preventive Maintenance 3 (PM 3)

Melalui PM 3, potensi masalah mekanikal maupun performa dapat diidentifikasi lebih akurat. Dengan demikian, perusahaan dapat merencanakan tindakan lanjutan secara terukur tanpa harus menunggu kerusakan terjadi.

Pada bagian ini, part yang diganti adalah:

  • Air Filter
  • Oil Filter
  • Oil Separator
  • Oil Lubricant
  • Chemical Carbon Remover (Cleaning Cooler)

4. Preventive Maintenance 4 (PM 4)

Melalui PM 4, tim teknisi menilai kelayakan unit untuk melanjutkan operasi dengan perawatan lanjutan atau memutuskan untuk membawa unit ke fase overhaul. Oleh karena itu, PM 4 memiliki peran penting dalam perencanaan maintenance dan pengendalian downtime.

Pada bagian ini, part yang diganti adalah:

  • Consumable Parts
  • Chemical Carbon Remover (Cleaning Cooler)
  • Bearing Kit Airend
  • Bearing Kit Fan Motor
  • Bearing Kit Main motor

Penting untuk Anda: Jadwal Preventive Maintenance Kompresor Udara

Estimasi Biaya Service Overhaul Air Compressor Screw

Berikut adalah estimasi biaya jasa preventive maintenance air compressor screw untuk kapasitas 11 kW – 37 kW. Kami menyajikan estimasi ini dalam bentuk range dan tidak memasukkan biaya spare part, consumable, maupun perbaikan lanjutan yang tim teknisi temukan saat inspeksi.

Jenis ServiceEstimasi Harga
Preventive Maintenance 1 (PM 1) - Air Filter, Oil FilterRp750.000 - Rp1.300.000
Preventive Maintenance 2 (PM 2) - Air Filter, Oil Filter, Oil Separator, Oil LubricantRp900.000 - Rp1.500.000
Preventive Maintenance 3 (PM 3) - Air FIlter, Oil Filter, Oil Separator, Oil Lubricant, Cleaning CoolerRp1.500.000 - Rp3.000.000
Preventive Maintenance 4 (PM 4) / Overhaul MenyeluruhRp5.000.000 - Rp12.000.000

Catatan:

  • Estimasi di atas berlaku untuk air compressor screw kapasitas 11–37 kW

  • Harga merupakan biaya jasa teknisi saja

  • Untuk kapasitas di atas 37 kW atau kebutuhan khusus, silakan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim kami agar estimasi biaya sesuai dengan kondisi aktual unit.

Service Overhaul Air Compressor Screw
Service Overhaul Air Compressor Screw
Service Overhaul Air Compressor Screw

Estimasi Biaya Overhaul Berdasarkan Brand Market Leader

Brand air compressor screw memiliki filosofi desain dan standar toleransi yang berbeda. Hal ini secara langsung memengaruhi estimasi harga service overhaul air compressor screw.

  • Kaeser menerapkan presisi tinggi dan toleransi ketat, sehingga tim teknisi mengikuti standar yang detail dalam setiap komponen dan proses overhaul.

  • Atlas Copco memiliki ekosistem spare part yang luas dengan standar global, yang memengaruhi range harga overhaul.

  • Sullair mengedepankan desain robust dengan karakteristik part tertentu.

  • Ingersoll Rand menawarkan desain industri yang kuat dengan pendekatan reliability-focused.

Dalam konteks ini, artikel hanya membahas range estimasi biaya, bukan angka spesifik. Dengan memahami karakter tiap brand, tim procurement dan engineering dapat menilai kewajaran estimasi biaya yang vendor ajukan.

Kenapa Estimasi Biaya Overhaul Tidak Bisa Disamaratakan?

Setiap unit air compressor screw memiliki histori operasi yang berbeda. Jam kerja, kualitas oli, beban kerja, serta pola maintenance sebelumnya sangat memengaruhi kondisi internal unit. Oleh karena itu, dua unit dengan kapasitas dan brand yang sama belum tentu memiliki estimasi biaya overhaul yang identik.

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip reliability dan downtime management pada sistem kompresor udara. Dengan demikian, estimasi biaya service overhaul air compressor screw harus selalu berbasis data dan kondisi aktual.

Pentingnya Unit Backup Saat Proses Overhaul Air Compressor

Saat proses overhaul air compressor berlangsung, unit biasanya tidak dapat beroperasi dalam jangka waktu tertentu. Tanpa perencanaan yang tepat, kondisi ini berpotensi menimbulkan downtime dan mengganggu kelancaran produksi. Oleh karena itu, banyak perusahaan memilih menyiapkan unit backup sebagai langkah mitigasi risiko selama proses overhaul berjalan.

Salah satu solusi yang umum digunakan adalah menyediakan unit kompresor pengganti melalui layanan rental kompresor industri, sehingga operasional tetap berjalan tanpa harus menunggu overhaul selesai. Pendekatan ini membantu menjaga kontinuitas produksi sekaligus memberi ruang bagi tim teknisi untuk melakukan pekerjaan overhaul secara menyeluruh dan sesuai standar.

Informasi lebih lanjut mengenai solusi unit backup dapat Anda temukan melalui layanan rental kompresor di rentalkompresor.com.

👉 Klik di sini untuk cek ketersediaan unit backup kompresor selama proses overhaul melalui layanan rental

Kesimpulan

Estimasi biaya service overhaul air compressor screw bukan sekadar soal angka, melainkan soal pemahaman sistem secara menyeluruh. Kapasitas unit, jenis part, mandatory replacement, jasa overhaul, hingga karakter brand semuanya berkontribusi terhadap total biaya.

Artikel ini tidak bertujuan membuka harga, melainkan membantu pembaca memahami logika di balik estimasi biaya overhaul air compressor screw. Pendekatan diagnosis yang tepat membantu tim mengambil keputusan yang lebih rasional, terukur, dan minim risiko.

Oleh karena itu, untuk memperoleh estimasi biaya overhaul air compressor screw yang sesuai dengan kondisi unit, Anda perlu memulai proses dengan diagnosis teknis yang akurat.